Aku, Bangkai

Gemeletuk pecahan batu
dan waktu tak pernah satu
ah bauku sudah busuk
anyirnya mengaliri angin yang masuk

tapak kakiku kaku
tak tahan memandang ubin penuh kudis dan paku
ah jariku yang buku-buku
patahlah ia bersama pensil kayu

dunia menghancurkanku:
aku bangkai yang belum terendus

depok. 25.03.12

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s