Tunggu Aku

Pernahkah engkau melihat dinding-dinding nun tinggi ditegakkan?
Tahukah engkau jalan-jalan lembut dihanyutkan?
Aku menginderainya setiap saat
setiap butir dalam nafas yang kuhela

Dengan sadar setiap masa aku menyulam pinta
Padamu yang kinipun tempatku berteduh
Bukankah engkau pernah menginderai juga
Lihatlah aku, akulah asa, akulah usaha.

Bila sudah waktu aku mampu merayapi dinding
Bila kaki telah mampu berenang
Aku akan tinggi tegak, membalas cintamu
Agar aku mampu menyelam di pelabuhan hatimu yang terdalam

Namun itu kelak
Untuk hingga detik ini, terima kasih atas kasihmu
Oleh seadanya egoku
Tunggu aku pada pengharapan masa depan

Pati, 19 Desember 2009
Untuk wanita pelantun kidung kesuksesanku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s