semoga mereka mengerti

senjaturun

Biarkanlah aku lari
iri dunia terlalu sakit untuk kuikuti
Tak peduli walau tak ada yang mengerti
cukuplah aku sendiri

Apakah bahagia itu jika aku hanya membeli?
Kutunggu cerita ketika kau kembali
Gebyar-gebyar lampu sorot menyilaukan diri
Bibir-bibir merah mata lentik tiruan bidadari

Aku hanya ingin pulang, seperti kau inginkan pialang
Namun bilik waktu pasti terus terulang
hingga a k u . .

Kuingin cukupkan makanku
hingga aku tak perlu ganti sol sepatu
tanpa berbekal seutas kehormatan
damai dalam kesederhanaan

View original post

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s