Puisi yang kembali (Ratri)

Akhirnya, kutemukan kembali bait-bait malamku di pagi buta pada sebuah rentetan kertas klasik. Aku merindu padanya: pada tiap aksara malam yang kuukir ‘tuk kujadikan milikku.

Judul: Ratri (Waktu Malam)

Aku menembus ruang untuk bertemu
Pula aku mengiris masa untuk menginderaimu
Dan aku pun berteman dengan waktu,
untuk menunggumu

Kini aku mengecap sebuah nyata
Harapan darimu hambar; tak tercapai dalam sadar

Ratri
Aku rindu pada waktu
Dimana aku, kamu, bagai satu
Namun rinduku bisu;
Tak terucap dan layu

Pati, 26 Januari 2010

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s