Aku tak kenal r…

Aku tak kenal rumahku

sudut pintu-pintunya melapuk membusuk

 

kusentuh api di kompor, terasa dingin

padahal warnanya biru menari-nari

 

tembok-tembok semenku kuketuk

namun tiada bunyi tuk-tuk

 

saudara-saudaraku tumbuh besar dan menghebat

namun rimba dunia jauh lebih lebat

 

Ayahku menua dan membijak. Namun nampaknya

kini semua orang dapat menjadi pujangga dan membuat sajak

 

sedang kuusahakan membuat frase

yang akulah penemu pertamanya

 

tapi kulupa bumi sudah terlalu tua dan

manusia sudah terlalu banyak

 

ku tak yakin kata-kataku tak pernah dikatakan

oleh orang lain

 

depok, 19 juli 2012

17.25

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s