Perjalanan Anak Gadis

Anak gadis itu sedang mengorek-korek tanah
Ia sedang tidak tahu apa yang ingin dikerjakannya
Celakanya, juga tidak ingin melakukan yang diharuskan padanya
Ia hanya diam dan mengorek-korek tanah

Ia mengorek-korek tanah sambil berjongkok
Ia bergantung pada kekuatan sendi mudanya
Lalu ia mempertanyakan masa tua sendinya:
“Mampukah aku tetap berjalan dengan gagah?”

Baru saja ia menyadari
Suatu saat nanti ia tidak lagi muda
“Masih mampukah aku nanti?”
Demikianlah ia menanyakan masa depannya

Perjalanan hidup ini seperti anak gadis
yang tidak tahu dan enggan berbuat apa
Sembari menanya-sanksikan
Kemampuannya sendiri dikemudian hari

“Benarkah aku mampu?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s