Cecunguk Malang

Masih ada saja seruan kawan tentangmu
Juga aku ternyata masih serukanmu
Malah semua terulang
Nostalgia satu arah tapi tak terbilang
Masih saja aku mengkasihanimu
Seperti orang lain juga masih kasihan padamu
Aku lupa jika kau memang patut dikasihani
Tapi rasa kasihan itu tak kau hormati
Selanjutnya aku ingin kembali menegakkan pundakmu
Juga merapikan dagumu itu
Namun sungguh pandirnya aku
Usahkan kau mau, kau hanya
berputar pada hidupmu dan
abaikan harga diri yang
Kugadai demi mengkasihani dan mengkasihimu
Hei, kau! Hiduplah dengan baik
Hingga tak ada yang kasihan padamu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s