Cerminan Tuhan

Tuhan, aku tak tahu maumu
Hanya saja mengapa manusia
Sungguh bodoh bagiku
Yang juga manusia ini

Manusia merasa jijik pada yang lain
Seperti aku merasa jijik pada mereka
Menurutku, mereka tidak bijak
Menurut mereka, aku tidak benar

Ketika kebenaran hanya padamu
Manusia merasa dirinya
Mencerminkan kebenaranmu:
Sebuah interpretasi untuk selamanya

Semua merasa suci
Untuk sebuah kesucianmu
Yang tak manusia pahami

Depok, 18/2/14, hampir fajar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s