Pusing kepala Barbie

Biasanya, apapun yang terjadi, aku tetap dapat menulis puisi. Namun beberapa bulan ini, aku tidak dapat melakukannya. Ada suatu hal yang terjadi padaku yang berdampak besar, namun ketika dulu aku mengalaminya, aku dapat menjadikannya inspirasi untuk menulis. Tapi kali ini tidak, dan aku tidak ingin memaksakannya. Jikapun aku ingin membuatnya sebagai bahan tulisan, aku ingin menulisnya dengan lugas–tanpa majas yang membuat orang bertanya-tanya. Maafkan aku bila ada di antara kalian yang menunggu post terbaruku untuk membaca puisi. Ternyata aku belum siap untuk kembali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s